Minggu, 06 Agustus 2017

Pengaruh Rangsang Terhadap Gerak Menutup membuka Daun Putri Malu

PENGARUH RANGSANG TERHADAP GERAK
MENUTUP DAN MEBUKA DAUN PUTRI MALU


Kelompok 5:
1)Arla Tyara Pujakusuma (01)
2)Irsyad Choirudin Hidayah (09)
3)Kholish Naufal Pamungkas (10)
4)Valeria Agatha (23)

 Melakukan percobaan pengaruh rangsang terhadap gerak daun putri malu

Apa yang kamu duga?
1) Daun putri malu bila disentuh akan menutup
2) Daun putri malu bila diberi rangsang suhu dingin tidak akan menutup
3) Daun putri malu bila diberi rangsang suhu panas akan menutup

Apa yang kamu sediakan?
1) Tumbuhan putri malu (hidup)
2) Es dibungkus plastik
3) Korek api atau lilin yang dinyalakan 
4) Stopwatch (alat pengukur waktu)

Perlakuan:
1) Disentuh pada permukaaan daun menutup pada waktu 00:05




2) Disentuh pada tangkai daun menutup pada waktu 00:03




3) Diberi suhu dingin pada permukaan bawah daun tidak menutup




4) Diberi suhu panas pada permukaan bawah daun menutup pada waktu 00:02



Kesimpulan:
kesimpulannya, putri malu jika terkena rangsang secara langsung akan memberikan reaksi menutup. 

Kamis, 03 Agustus 2017

Observasi Gerak Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan SMPN 1 Wonosari


GERAK HEWAN dan TUMBUHAN

     Pada hari Jumat,4 agustus 2017,kelas 8E SMPN 1 Wonosari melaksanakan observasi di lingkungan sekolah.Observasi tersebut dikerjakan secara berkelompok,kelompok kami (2) beranggotakan Irsyad Choirudin Hidayah(09),Lathifah Hanun(11),Leni Surya Andari(12), dan Nur Arifah Dhyan U(17).


Gerak pada Hewan dan Tumbuhan


Nama : Semut
Lokasi : lingkungan SMP N 1 Wonosari
Gerak : Hewan di darat




Nama : Kupu Kupu
Lokasi : lingkungan SMP N 1 Wonosari
Gerak : Hewan di udara


 Nama : Burung
Lokasi : lingkungan SMP N 1 Wonosari
Gerak : Hewan di udara


Nama : Lidah Buaya
Lokasi : lingkungan SMP N 1 Wonosari
Gerak : Gerak autonom 


Nama : Lumut
Lokasi : lingkungan SMP N 1 Wonosari
Gerak : Geotropisme
 Nama : Tumbuhan 1
Lokasi : lingkungan SMP N 1 Wonosari
Gerak : Gerak  


Nama : Kucing
Lokasi : lingkungan SMP N 1 Wonosari
Gerak : Gerak hewan di darat


Rabu, 26 Juli 2017

Newton 3

        Hukum Ketiga: gaya aksi dan reaksi dari dua benda memiliki besar yang sama, dengan arah terbalik, dan segaris. Artinya jika ada benda A yang memberi gaya sebesar F pada benda B, maka benda B akan memberi gaya sebesar –F kepada benda A. F dan –F memiliki besar yang sama namun arahnya berbeda. Hukum ini juga terkenal sebagai hukum aksi-reaksi, dengan F disebut sebagai aksi dan –F adalah reaksinya.

Hukum ketiga ini menjelaskan bahwa semua gaya adalah interaksi antara benda-benda yang berbeda, maka tidak ada gaya yang bekerja hanya pada satu benda. Jika benda A mengerjakan gaya pada benda B, benda B secara bersamaan akan mengerjakan gaya dengan besar yang sama pada benda A dan kedua gaya segaris. Seperti yang ditunjukan di diagram, para peluncur es (Ice skater) memberikan gaya satu sama lain dengan besar yang sama, tetapi arah yang berlawanan. Walaupun gaya yang diberikan sama, percepatan yang terjadi tidak sama. Peluncur yang massanya lebih kecil akan mendapat percepatan yang lebih besar karena hukum kedua Newton. Dua gaya yang bekerja pada hukum ketiga ini adalah gaya yang bertipe sama. Misalnya antara roda dengan jalan sama-sama memberikan gaya gesek.
Secara sederhananya, sebuah gaya selalu bekerja pada sepasang benda, dan tidak pernah hanya pada sebuah benda. Jadi untuk setiap gaya selalu memiliki dua ujung. Setiap ujung gaya ini sama kecuali arahnya yang berlawanan. Atau sebuah ujung gaya adalah cerminan dari ujung lainnya.
Secara matematis, hukum ketiga ini berupa persamaan vektor satu dimensi, yang bisa dituliskan sebagai berikut. Asumsikan benda A dan benda B memberikan gaya terhadap satu sama lain.
Dengan
Fa,b adalah gaya-gaya yang bekerja pada A oleh B, dan
Fb,a adalah gaya-gaya yang bekerja pada B oleh A.
Newton menggunakan hukum ketiga untuk menurunkan hukum kekekalan momentum, namun dengan pengamatan yang lebih dalam, kekekalan momentum adalah ide yang lebih mendasar (diturunkan melalui teorema Noether dari relativitas Galileo dibandingkan hukum ketiga, dan tetap berlaku pada kasus yang membuat hukum ketiga newton seakan-akan tidak berlaku. Misalnya ketika medan gaya memiliki momentum, dan dalam mekanika kuantum.
Hasil gambar untuk Hukum newton 3


https://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_gerak_Newton

Newton 2

Hukum Kedua: sebuah benda dengan massa M mengalami gaya resultan sebesar F akan mengalami percepatan a yang arahnya sama dengan arah gaya, dan besarnya berbanding lurus terhadap F dan berbanding terbalik terhadap M. atau F=Ma. Bisa juga   diartikan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan turunan dari momentum linea benda tersebut terhadap waktu.
Hukum kedua menyatakan bahwa total gaya pada sebuah partikel sama dengan banyaknya perubahan momentum linier p terhadap waktu :
Karena hukumnya hanya berlaku untuk sistem dengan massa konstan, variabel massa (sebuah konstan) dapat dikeluarkan dari operator diferensialdengan menggunakan aturan diferensiasi. Maka,
Dengan F adalah total gaya yang bekerja, m adalah massa benda, dan a adalah percepatan benda. Maka total gaya yang bekerja pada suatu benda menghasilkan percepatan yang berbanding lurus.
Massa yang bertambah atau berkurang dari suatu sistem akan mengakibatkan perubahan dalam momentum. Perubahan momentum ini bukanlah akibat dari gaya. Untuk menghitung sistem dengan massa yang bisa berubah-ubah, diperlukan persamaan yang berbeda.
Sesuai dengan hukum pertama, turunan momentum terhadap waktu tidak nol ketika terjadi perubahan arah, walaupun tidak terjadi perubahan besaran. Contohnya adalah gerak melingkar beraturan. Hubungan ini juga secara tidak langsung menyatakan kekekalan momentum: Ketika resultan gaya yang bekerja pada benda nol, momentum benda tersebut konstan. Setiap perubahan gaya berbanding lurus dengan perubahan momentum tiap satuan waktu.
Hukum kedua ini perlu perubahan jika relativitas khusus diperhitungkan, karena dalam kecepatan sangat tinggi hasil kali massa dengan kecepatan tidak mendekati momentum sebenarnya.
Hasil gambar untuk Hukum newton 2






sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_gerak_Newton

Hukum Newton 1



Hukum newton I: Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya. Hukum ini menyatakan bahwa jika resultan gaya (jumlah vektor dari semua gaya yang bekerja pada benda) bernilai nol, maka kecepatan benda tersebut konstan.

Hasil gambar untuk Hukum newton 1


Lex I: Corpus omne perseverare in statu suo quiescendi vel movendi uniformiter in directum, nisi quatenus a viribus impressis cogitur statum illum mutare.
Hukum I: Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya.[11]
Hukum ini menyatakan bahwa jika resultan gaya (jumlah vektor dari semua gaya yang bekerja pada benda) bernilai nol, maka kecepatan benda tersebut konstan. Dirumuskan secara matematis menjadi:
Artinya :
  • Sebuah benda yang sedang diam akan tetap diam kecuali ada resultan gaya yang tidak nol bekerja padanya.
  • Sebuah benda yang sedang bergerak, tidak akan berubah kecepatannya kecuali ada resultan gaya yang tidak nol bekerja padanya.
Hukum pertama newton adalah penjelasan kembali dari hukum inersia yang sudah pernah dideskripsikan oleh Galileo. Dalam bukunya Newton memberikan penghargaan pada Galileo untuk hukum ini. Aristotelesberpendapat bahwa setiap benda memilik tempat asal di alam semesta: benda berat seperti batu akan berada di atas tanah dan benda ringan seperti asap berada di langit. Bintang-bintang akan tetap berada di surga. Ia mengira bahwa sebuah benda sedang berada pada kondisi alamiahnya jika tidak bergerak, dan untuk satu benda bergerak pada garis lurus dengan kecepatan konstan diperlukan sesuatu dari luar benda tersebut yang terus mendorongnya, kalau tidak benda tersebut akan berhenti bergerak. Tetapi Galileo menyadari bahwa gaya diperlukan untuk mengubah kecepatan benda tersebut (percepatan), tetapi untuk mempertahankan kecepatan tidak diperlukan gaya. Sama dengan hukum pertama Newton : Tanpa gaya berarti tidak ada percepatan, maka benda berada pada kecepatan konstan.








Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_gerak_Newton

Gerak Lurus

Gerak Lurus

adalah gerak suatu obyek yang lintasannya berupa garis lurus. Jenis gerak ini disebut juga sebagai suatu translasi beraturan. Pada rentang waktu yang sama terjadi perpindahan yang besarnya sama.

Image result for gerak lurus

Gerak lurus beraturan

Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak lurus suatu objek, di mana dalam gerak ini kecepatannya tetap dikarenakan tidak adanya percepatan, sehingga jarak yang ditempuh dalam gerak lurus beraturan adalah kelajuan kali waktu.
dengan arti dan satuan dalam SI:
  • s = jarak tempuh
  • v = kecepatan
  • t = waktu

Gerak lurus berubah beraturan

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus suatu objek, di mana kecepatannya berubah terhadap waktu akibat adanya percepatan yang tetap. Akibat adanya percepatan, rumus jarak yang ditempuh tidak lagi linier melainkan kuadratik.
dengan arti satuan dalam SI :
  • v0 = kecepatan mula-mula
  • a = percepatan
  • t = waktu
  • s = Jarak tempuh/perpindahan



Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Gerak_lurus

Senin, 24 Juli 2017

Gerak Hewan Didarat

    Gerak Hewan Didarat



Hewan di darat bergerak dengan berbagai cara yaitu berjalan, berlari, melompat, dan merayap. Hewan darat memiliki otot dan tulang yang kuat. Otot dan tulang tersebut digunakan untuk mengatasi inersia ( kecerendungan tubh untuk diam ) dan menyimpan energi pegas ( elastisitas ) sehingga dapat melakukan berbagai aktivitas. Kecepatan gerak hewan di darat berbeda beda karena dipengaruhi oleh perbedaan struktur tulang dan otot yang dimiliki hewan.




Misalnya kuda dan gajah mempunyai gerak yang berbeda beda karena dipengaruhi oleh perbedaan struktur tulang dan otot yang dimiliki oleh hewan. Misalnya gajah dan kuda mempunyai gerak yang berbeda. Gajah memiliki tubuh yang besar, akibatnyauntuk bergerak gajah harus melawan inersia yang nilainya juga besar. Oleh sebab itu gajah bergerak dengan lambat.


Sementara itu, kuda memiliki kaki yang ramping sehingga kuda memiliki elastisitas yang tinggi. Bentuk kaki yang ramping mengakibatkan kijang berlari lebih banyak melompat ke udara dan meluncur di udara. Gaya gesek udara lebih kecil daripada gaya gesek permukaan tanah sehingga kuda dapat berlari dengan cepat




Sumber : http://ipa-gampang.blogspot.co.id/2014/08/gerak-hewan-di-darat.html

Gerak Hewan Di Udara

  • Gerak Hewan Diudara

Gerak hewan di udara hanya dapat dilakukan oleh hampir segala jenis burung. Beberapa jenis hewan misalnya burung, dapat terbang di udara dengan cara yang unik. Tubuh hewan hewan tersebut memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya gravitasi. Salah satu upaya untuk memperbesar gaya angkat yaitu menggunakan sayap. Burung tebang dengan cara mengepakkan sayap. Burung mengepakkan sayapnya dari atas ke bawah untuk menimbulkan gerakan mengangkat dan mendorong tubuhnya di udara. Prinsip cara terbang burung tersebut diterapkan pada pesawat terbang, khususnya pada pesawat terbang bersayap bentuk airfoil.

Hasil gambar untuk burung



Sayap burung memiliki susunan kerangka ringan, tulang dada kuat dan otot yang kuat. Bentuk sayap airfoil membuat udara mengalir pada bagian atas sayap lebih cepat daripada bagian bawah. Dorongan ke bawah tersebut akan menghasilkan gaya yang berlawanan arah sehinggan burung akan terangkat ke atas



Sumber : http://ipa-gampang.blogspot.co.id/2014/08/gerak-hewan-di-udara.html

Gerak Hewan Di Air

  • Gerak Hewan Di Air                                                                                         
Air memiliki kerapatan lebih besar dibandingkan udara. Oleh karena itu, ikan lebih sulit bergerak di air. Air memiliki gaya angkat lebih besar dibanding di udara. Namun, hewan yang hidup di air memiliki massa jenis lebih kecil dibanding dengan lingkungannya. Oleh karena itu, ikan dapat melayang di dalam air dengan melakukan sedikit energi. Gerak ini juga memiliki kaitan dengan Hukum Pascal.

Hasil gambar untuk Hewan air



Sebagian besar hewan yang hidup di air memiliki bentuk seperti torpedo. Bentuk torpedo ini memungkinkan tubuhnya bergerak meliuk dari kiri ke kanan seperti ikan hiu dan gerakan ke atas dan ke bawah seperti mamalia laut ( paus dan lumba lumba ).

Untuk memudahkan bergerak di dalam air, hewan air (ikan) memiliki ciri ciri seperti berikut :


  1. Bentuk tubuh yang aerodinamis (streamline ) untuk mengurangi hambatan ketika bergerak di dalam air.
  2. Memiliki ekor dan sirip ekor yang lebar untuk mendorong gerakan ikan dalam air.
  3. Memiliki sirip tmbahan untuk mencagah gerakan yang tidk diinginkan.
  4. Mengeluarkan gelembung renang untuk mengatur gerakan naik turun.
  5. .Memiliki susunan otot dan tulang belakang yang fleksibel untuk mendorong ekor ikan di dalam air.


Sumber : http://ipa-gampang.blogspot.co.id/2016/03/gerak-hewan-di-darat-air-dan-udara.html

Gerak Taksis

  • Gerak Taksis
Hasil gambar untuk gerak taksis


         Taksis adalah gerak yang terjadi akibat rangsangan luar. Seluruh tubuh tumbuhan akan bergerak, dan arah geraknya ditentukan oleh arah rangsangan. Berdasarkan jenis rangsangannya, taksis dibedakan menjadi 8 yaitu :


  1. Fototaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan rangsangan cahaya. Fototaksis dibedakan menjadi dua yaitu fototaksis positif dan fototaksis negatif. Fototaksis positif adalah gerak tumbuhan mendekati rangsangan cahaya, sedangkan fototaksis negatif adalah gerak tumbuhan menjauhi rangsangan cahaya.
  2. Kemotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan rangsangan zat kimia.
  3. Galvanotaksis atau Elekrotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan rangsangan listrik. Contohnya Gerak organisme tingkat rendah bergerak mendekati listrik.
  4. Termotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh rangsangan suhu atau temperatur.
  5. Geotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh Gravitasi Bumi.
  6. Tigmotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh kontak fisik atau sentuhan.
  7. Reotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh aliran air.
  8. Phonotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh suara.




Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Gerak_tumbuhan

pemantulan cahaya

A. Penjelasan tentang cahaya Cahaya adalah pancaran elektromagnetik yang dapat terlihat oleh mata manusia. Atau definisi cahaya yang lain...